Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat muslim tentu mempersiapkan diri untuk berKurban.

Dari sistem memilih dan membeli hewan Kurban sampai doa menyembelih binatang Kurban.
Penyembelihan hewan Kurban adalah bagian ibadah yang disarankan ketika Idul Adha.

Binatang Qurban Sepatutnya Layak Dengan Syarat
5 Syarat Binatang Kurban yang Semestinya Dikenal Umat Muslim Layak Rekomendasi Rasulullah SAW
Kurban merupakan salah satu syariat dalam agama Islam. Pengerjaannya pun sudah diatur sedemikian rupa oleh syari\’at Islam. Dalam Al Qur\’an Surat Al-Kautsar ayat 2 juga diceritakan, \”Karenanya salatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah kurban.\”

Ibnu Katsir menafsirkan, \”Maka kerjakanlah salat fardu dan salat sunatmu dengan tulus sebab Allah dan dalam seluruh gerakmu. Sembahlah Ia semata, tiada sekutu bagi-Nya dan sembelihlah qurbanmu dengan menyebut nama-Nya semata, tiada sekutu bagi-Nya.\”

Berbeda dengan penyembelihan hewan lazim yang tidak terikat dengan syarat-persyaratan tertentu. Binatang kurban mempunyai sebagian prasyarat yang semestinya dijalankan supaya ibadah kurban lebih sempurna:
1. Tipe binatang kurban yang diperkenankan
Prasyarat hewan kurban yang pertama ialah macam hewannya sepatutnya binatang ternak. Unta, sapi, kambing, dan domba dapat dibuat alternatif sebagai binatang kurban.

2. Status kepemilikan hewan
Binatang kurban tidak legal kalau diperoleh dari hasil mencuri dan milik orang lain. Tidak sah regulasinya berkurban dengan binatang gadai (milik orang lain) atau malah binatang warisan.

3. Keadaan fisik dan kesehatan hewan
Rasulullah SAW merinci beberapa hal yang tidak boleh dialami oleh hewan yang akan dikurbankan. Agar memenuhi prasyarat binatang qurban, jangan memilih binatang yang buta sebelah, sakit, pincang, benar-benar kurus dan tak memiliki sumsum tulang. Pilihlah hewan kurban yang sehat.
4. Usia hewan kurban
Usia binatang kurban semestinya menempuh umur minimal yang diatur syari\’at. Umur binatang ternak yang boleh dijadikan binatang kurban merupakan:

-Unta minimal berusia 5 tahun dan sudah masuk tahun ke-6
– Sapi minimal berusia 2 tahun dan sudah masuk tahun ke-3
– Domba berusia 1 tahun atau minimal berusia 6 bulan bagi yang sulit mendapatkan domba berusia 1 tahun. Meskipun kambing minimal berusia 1 tahun dan sudah masuk tahun ke-2

5. Penyembelihan Hewan Kurban

Penyembelihan hewan kurban semestinya terjadi pada waktu yang sudah ditentukan syari\’at. Menurut Ibnu Rusyd dari Madzhab Maliki didukung oleh Imam Ahmad, Imam Abu Hanifah, dan Imam lainnya, penyembelihan dilakukan sesudah salat Idul Adha.

Dan batas akhir penyembelihan binatang kurban yaitu terbenam sang surya pada tanggal 13 Dzulhijjah. Walaupun menurut Madzhab Syafii ialah 4 hari sesudah Idul Adha.

mendekati Hari Raya Idul Adha, umat muslim tentu mempersiapkan diri untuk berKurban.

Dari cara memilih dan membeli hewan Kurban hingga doa menyembelih hewan Kurban.
Penyembelihan hewan Kurban ialah bagian ibadah yang disarankan dikala Idul Adha.

Binatang Qurban Sepatutnya Cocok Dengan Syarat
5 Prasyarat Hewan Kurban yang Mesti Diketahui Umat Muslim Pantas Rekomendasi Rasulullah SAW
Kurban adalah salah satu syariat dalam agama Islam. Prosesnya pun telah dikontrol sedemikian rupa oleh syari\’at Islam. Dalam Al Qur\’an Surat Al-Kautsar ayat 2 juga disebutkan, \”Karenanya salatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah kurban.\”

Ibnu Katsir menafsirkan, \”Maka kerjakanlah salat fardu dan salat sunatmu dengan ikhlas sebab Allah dan dalam segala gerakmu. Sembahlah Dia semata, tiada sekutu bagi-Nya dan sembelihlah qurbanmu dengan menyebut nama-Nya semata, tiada sekutu bagi-Nya.\”

Berbeda dengan penyembelihan hewan biasa yang tidak terikat dengan persyaratan-persyaratan tertentu. Binatang kurban memiliki sebagian prasyarat yang harus dilaksanakan agar ibadah kurban lebih sempurna:
1. Variasi binatang kurban yang diizinkan
Syarat hewan kurban yang pertama yakni jenis binatangnya semestinya binatang ternak. Unta, sapi, kambing, dan domba bisa diciptakan opsi sebagai binatang kurban.

2. Status kepemilikan hewan
Binatang kurban tidak resmi kalau didapat dari hasil mencuri dan milik orang lain. Tak sah hukumnya berkurban dengan hewan gadai (milik orang lain) atau malahan binatang warisan.

3. Keadaan lahiriah dan kesehatan binatang
Rasulullah SAW merinci beberapa hal yang tidak boleh dialami oleh hewan yang akan dikurbankan. Agar memenuhi prasyarat hewan qurban, jangan memilih hewan yang buta sebelah, sakit, pincang, sungguh-sungguh kurus dan tidak memiliki sumsum tulang. Pilihlah binatang kurban yang sehat.
4. Umur binatang kurban
Umur hewan kurban patut menempuh usia minimal yang diatur syari\’at. Usia binatang ternak yang boleh dijadikan binatang kurban merupakan:

-Unta minimal berusia 5 tahun dan telah masuk tahun ke-6
– Sapi minimal berusia 2 tahun dan sudah masuk tahun ke-3
– Domba berusia 1 tahun atau minimal berusia 6 bulan bagi yang sulit menerima domba berusia 1 tahun. Meski kambing minimal berusia 1 tahun dan sudah masuk tahun ke-2

5. Penyembelihan Binatang Kurban

Penyembelihan hewan kurban semestinya terjadi pada waktu yang sudah ditetapkan syari\’at. Berdasarkan Ibnu Rusyd dari Madzhab Maliki didorong oleh Imam Ahmad, Imam Abu Hanifah, dan Imam lainnya, penyembelihan dikerjakan sesudah salat Idul Adha.

Dan batas akhir penyembelihan hewan kurban ialah terbenam matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah. Meskipun berdasarkan Madzhab Syafii yaitu 4 hari sesudah Idul Adha.

Memasuki Hari Raya Idul Adha, umat muslim tentu mempersiapkan diri untuk berKurban.

Dari cara memilih dan membeli hewan Kurban sampai doa menyembelih binatang Kurban.
Penyembelihan hewan Kurban yakni bagian ibadah yang direkomendasikan ketika Idul Adha.

Binatang Qurban Sepatutnya Cocok Dengan Syarat
5 Persyaratan Hewan Kurban yang Seharusnya Diketahui Umat Muslim Pantas Saran Rasulullah SAW
Kurban ialah salah satu syariat dalam agama Islam. Pengerjaannya malah sudah dikuasai sedemikian rupa oleh syari\’at Islam. Dalam Al Qur\’an Surat Al-Kautsar ayat 2 juga diceritakan, \”Karenanya salatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah kurban.\”

Ibnu Katsir menafsirkan, \”Karenanya kerjakanlah salat fardu dan salat sunatmu dengan berlapang dada karena Allah dan dalam segala gerakmu. Sembahlah Ia semata, tiada sekutu bagi-Nya dan sembelihlah qurbanmu dengan menyebut nama-Nya semata, tiada sekutu bagi-Nya.\”

Berbeda dengan penyembelihan binatang lazim yang tidak terikat dengan syarat-syarat tertentu. Hewan kurban memiliki sebagian prasyarat yang semestinya dijalankan agar ibadah kurban lebih total:
1. Macam binatang kurban yang dibiarkan
Persyaratan hewan kurban yang pertama adalah ragam hewannya mesti hewan ternak. Unta, sapi, kambing, dan domba dapat dihasilkan opsi sebagai binatang kurban.

2. Status kepemilikan hewan
Hewan kurban tidak legal seandainya didapatkan dari hasil mencuri dan milik orang lain. Tak legal undang-undangnya berkurban dengan hewan gadai (milik orang lain) atau malahan hewan warisan.

3. Situasi jasmani dan kesehatan hewan
Rasulullah SAW merinci sebagian hal yang tidak boleh dialami oleh hewan yang akan dikurbankan. Supaya memenuhi syarat binatang qurban, jangan memilih binatang yang buta sebelah, sakit, pincang, sangat kurus dan tak mempunyai sumsum tulang. Pilihlah binatang kurban yang sehat.
4. Usia hewan kurban
Umur hewan kurban mesti menempuh usia minimal yang ditetapkan syari\’at. Usia hewan ternak yang boleh dijadikan binatang kurban merupakan:

-Unta minimal berusia 5 tahun dan telah masuk tahun ke-6
– Sapi minimal berusia 2 tahun dan sudah masuk tahun ke-3
– Domba berusia 1 tahun atau minimal berusia 6 bulan bagi yang sulit menerima domba berusia 1 tahun. Meski kambing minimal berusia 1 tahun dan telah masuk tahun ke-2

5. Penyembelihan Binatang Kurban

Penyembelihan hewan kurban semestinya terjadi pada waktu yang telah diatur syari\’at. Menurut Ibnu Rusyd dari Madzhab Maliki didorong oleh Imam Ahmad, Imam Abu Hanifah, dan Imam lainnya, penyembelihan dilakukan setelah salat Idul Adha.

Dan batas akhir penyembelihan hewan kurban merupakan terbenam sang surya pada tanggal 13 Dzulhijjah. Walaupun menurut Madzhab Syafii yaitu 4 hari sesudah Idul Adha.

Scroll to Top